Banu Utomo
Catatan pribadi yang mengulas optimasi server, tutorial Wordpress, SEO, dan serba serbi dunia online.

Blog Pribadi Penting Gak Sih? (Perkenalan)

Ilustrasi zona nyaman. Image: petsitting24.ch

Blog atau catatan pribadi penting gak sih? Kehidupan saya tidak semenarik Raditya Dika untuk dijadikan cerita, bukan juga public figure yang ditunjang untuk membangun imej/brand di masyarakat seperti Mario Teguh, saya juga gak berbakat menjadikan blog ini menjadi wadah narsisme seperti Awkarin yang eksis di setiap kesempatan.

Yupp, hal yang terbesit seperti itu yang membuat saya malas sebenarnya membangun sebuah blog pribadi! Selain akan menambah waktu untuk mengurus website ini. Alamat domain website ini pun semenjak tahun 2012 hanya saya jadikan portfolio pribadi saya, set and forget.

Tampilan banuutomo.com dulu.
Tampilan banuutomo.com dulu.

Oiya, perkenalan dulu ya nama saya Banu Tri Utomo, biasa dipanggil Banu. Tahun 2009 adalah awal saya mengenal dunia online khususnya online earning (mata duitan hehe). Dimulai dari platform gratis seperti blogspot (banuutomo.blogspot.com) maupun wordpress.com (banuutomo.wordpress.com) adalah awal blog yang saya punya. Blog yang lebih fokus dengan tema tutorial tersebut masih dapat diakses dengan tulisan yang mungkin menarik pada masanya :).

Sempat mengenal atau mungkin tersesat pada program PTC (Paid to Click) pada akhir tahun 2009 dengan bayaran nol koma nol nol ($0,00x) per klik hingga membuat website yang dikhususkan untuk affiliate marketing Amazon sudah pernah saya coba.

Dan selama hampir 4 bulan berkelana, ketersesatan tersebut membuahkan hasil sekitar $100. Hasil pertama saya dalam mencari dollar, horaay…! Yang apabila dirupiahkan adalah kurang lebih Satu Juta Rupiah (rate US Dollar pada tahun 2009 stabil di angka Rp10.000). Ya, nominal yang sangat amat kecil bila dibandingkan dengan UMP DKI Jakarta 2017 yang mencapai 3,3 Juta per bulan.

Neobux
Neobux, PTC benefit pada periode itu.

Oh iya, di tahun 2009 adalah tahun dimana saya baru memasuki dunia kuliah di salah satu Universitas Swasta di Jakarta. Di tahun dimana kebimbangan masih dominan di pikiran saya, mau jadi apa nanti saya kelak? ~skip~

Di tahun ini pula Facebook dan Twitter masih menjadi hal baru, bersamaan dengan berakhirnya masa kejayaan Friendster, Live Connector dan eBuddy. Dimana belum banyak bermunculan akun Facebook palsu, dimana belum adanya bot Twitter untuk menaikan trending topic yang sekarang menjadi lahan bisnis.

Dan saya yakin tidak ada sesuatu yang sia-sia selama kita melakukan dengan sungguh-sungguh.

Selama 4 bulan tersebut saya mendapatkan modal yang teramat penting dan menjadikan pondasi saya menggeluti dunia ini. Selain uang $100 itu yang saya belanjakan kembali untuk menyewa server VPS dan beberapa domain, modal yang teramat penting lainnya adalah teman!

Ya, saya menemukan orang yang sejiwa dengan saya (sama-sama mata dollar-an) hehe :p. Orang-orang yang mempunyai rasa ingin tahu tinggi akan internet, orang-orang yang menggunakan internet untuk melakukan hal lain selain game dan sosial media, orang-orang yang mungkin menghabiskan waktu 8 jam di depan PC, orang-orang yang mungkin mengorbankan kehidupan bersosialisasinya di dunia nyata untuk ber-surfing di dunia online, orang-orang yang lebih senang menutupi identitas aslinya di forum dunia maya dan mungkin orang-orang yang mencintai kopi seperti saya :).

kopi
Barangkali Tuhan menciptakan kopi supaya kita semua bisa berteman. (Anonim)

Kembali ke pertanyaan awal tadi Blog atau catatan pribadi penting gak sih? Perihal pertanyaan tersebut, saya lebih condong menjawab hal ini penting walaupun sebagian dari jiwa saya mengatakan MALAS. Dari pengalaman saya menggeluti perkancahan dunia silat online hingga hari ini, dengan ketidakadaan blog pribadi membuat saya menjadi pribadi yang senang bekerja sendiri, dan menjauhi pengetahuan baru yang dimiliki orang lain.

Mungkin apa yang saya rasakan sekarang terjadi pula dengan teman-teman blogger 2009. Dimana lebih suka bekerja set and forget.

Selama ini saya nyaman mengandalkan jasa content writer untuk membuat artikel di website yang saya kelola, saya menjadi ketagihan membayar jasa orang untuk hal lain yang saya sendiri dapat melakukannya. Dan saya lebih banyak menghabiskan waktu menjadi Silent Reader di forum mencari potensial website untuk dibeli dan kembangkan.

Memang secara bisnis apa yang saya lakukan adalah benar, mengefisienkan waktu dan mempercepat perputaran hasil yang diperoleh. Namun zona nyaman ini membuat saya pribadi yang miskin akan kreativitas. Menimbulkan rasa malas, beda sekali dengan semangat awal saya terjun di bisnis ini.

Ilustrasi zona nyaman
Ilustrasi zona nyaman. Image: petsitting24.ch

Dengan adanya blog pribadi ini setidaknya saya dapat mengasah kembali kemampuan saya membuat sebuah artikel. Menerima kritik dan pengetahuan baru yang mungkin berguna untuk saya nanti dan mencoba membangun jaringan pertemanan kembali sesama web developer yang mungkin pada saat ini lebih dominan menjadi ajang persaingan. 🙂

Blog pribadi ini juga bertujuan untuk menjadi arsip tutorial saya sendiri, selama ini saya hanya menyimpan tutorial tersebut di notepad dan markah browser.

Nah, menurut kamu penting gak sih blog atau catatan pribadi?

—-

Ref:
https://en.wikipedia.org/wiki/Paid_to_click
https://en.wikipedia.org/wiki/Affiliate_marketing
https://en.wikipedia.org/wiki/Virtual_private_server
https://en.wikipedia.org/wiki/Domain_name